'Pit sorry gw harus balik, gw ngak enak body' aku menuliskan pesan singkat pada pita, aku tau dia tidak akan langsung membalas karena pasti tidak membawa ponselnya. Aku pergi ke ruang make up untuk berganti baju, tanpa menghapus makeup ku, butuh waktu lama jadi ku putuskan untuk membersihkannya di rumah. Untung saja disana hanya ada beberapa orang dan mereka tidak banyak bertanya pada ku. Maaf yah pit, ternyata aku belum siap untuk bertemu masa lalu, perasaanku campur aduk antara bersalah, sedih dan sakit. Aku berjalan melewati lorong yang mengarah pada pintu belakang gedung. "DHENA TUNGGU... " aku di kagetkan dengan suara yang pastinya sangat ku kenal. "Kakak bisa jelaskan!" Suara Barito itu kali ini melemahkan langkahku, tapi aku berpura-pura tidak mendengar dan pergi berlawana

