Prof Dhena Awalnya aku terkejut saat dia langsung mentransfer uang 20 juta pada ku malam itu juga, nominal segitu tak mungkin aku dapatkan dalam waktu 1x24 jam pastinya. Aku ingin mengucapkan terima kasih tapi ku pikir nanti saja jika kembali lagi bertemu dengannya. Keesokan paginya setelah pulang dinas, baru saja aku memasuki area tempat tinggal ku. Mobil pak Subur berjalan melewati ku, tapi bukan pak Subur yang membawa melainkan bang Sumantri anaknya. Mobil itu berhenti di sebelahku, bang Sumantri menyuruh ku untuk naik bersamanya. "Tidak usah bang sudah dekat" aku tentu saja menolaknya, bagaimanapun aku telah menolak nya kemarin. "Pagi Dhena" sapa mas Sumantri, ternyata dia ikut berjalan menemaniku, dan mobilnya dia parkir di bahu jalan. "Pagi Bang, maaf Dhena baru pulang" jawab

