Bab 51

1646 Kata

“Daddy! Mei udah pulang!” teriak Meira berlarian masuk ke dalam apartemen. Niat dijemput Gelano, Meira sendiri yang inisiatif pulang sendiri dihantar Viana. Dua hari di rumah kakeknya terasa menyenangkan. Semua anggota keluarga mulai dari Aryo, Rianti, Revaldo dan Viana berlomba-lomba menyenangkan hatinya. Suasana hangat masih terasa menyelimuti tubuh kecilnya. Seperti selimut tak kasat mata menyelimutinya sampai detik ini. Setelah pulang dari taman kanak-kanak Meira langsung pulang ke apartemen. Langkahnya seketika terhenti. Teringat sesuatu yang membuat Meira refleks menepuk jidatnya. Di jam segini, tentu Gelano belum pulang dari kantor. Mengapa dia berteriak-teriak memanggil Gelano. Apartemen ini dipastikan kosong. Seharusnya Meira pulang sore hari. Berada di dekat Rianti serasa bera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN