Bab 57

1626 Kata

“Bi Jihan boleh ke sini dulu? Kita mau bicara,” panggil Gelano masih terbilang cukup ramah. Dihatinya menggebu-gebu ingin segera mendengar jawaban Bi Jihan. Siapa yang menyuruh memata-matai kehidupan keluarganya, alasan memata-matai dan sudah berapa lama Bi Jihan merencanakan ini. Usia Bi Jihan sudah tidak muda lagi. Mendapatkan double job dengan hanya melakukan satu pekerjaan adalah kesempatan emas. Tak habis pikir, wajah-wajah keibuan Bi Jihat ternyata amat mengerikan. Memata-matai orang saja sudah bisa dikatakan sebagai tindak kejahatan apalagi sampai masuk ke dalam tempat tinggal dan menyelinap menjadi bagian keluarga ini. Awalnya dia menganggap Bi Jihan sudah seperti keluarganya sendiri. Begitu baik, ramah, sopan dan mengerti persoalan rumah tangga, tapi— Apa yang dia dapatkan? Me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN