Keyla mendadak pening. Di kamar mandi outlet dia muntah-muntah hebat. Sedari tadi dia tahan demi menjaga mood makan para pengunjung tapi kali ini tak bisa dia tahan lagi. Dia berlari ke lantai atas tepat di ruangannya. Di kamar mandi sanalah dia muntah-muntah. Tubuhnya lemas, bahkan untuk berdiri saja dia tak bisa. Meli cemas, dia datang menghampiri Keyla sedari membawa air hangat. Kali pertama dia melihat bosnya sakit seperti ini. Mana dia tidak tahu cara menangani ibu hamil. Tadi saja dia harus bertanya-tanya terlebih dahulu untuk mengetahui langkah pertama yang dia ambil ketika ibu hamil muntah-muntah. “Mbak, ini minum dulu.” Meli duduk di sebelah Keyla. Wanita bertubuh langsing itu sedang menyandarkan kepalanya di kepala sofa sambil memijat-mijat kening. Mata Keyla perlahan terbuka

