Bab 43 "Saat hati sudah yakin dengan pilihan, semua hal yang mematahkan tujuan pasti tak dihiraukan." *** Ruang keluarga Kerajaan Exousia pagi-pagi sudah diributkan kembali dengan terang-terangannya Alesssa menggandeng tangan Kraish. Dia berteriak lantang untuk dilepaskannya sebagai wanita Sultan Murat. Semua orang merasa terkejut dengan sikapnya. Amberella pun membelakan matanya, sambil berdiri sedikit menggelengkan kepalanya. "Dengan hormat saya meminta tuan untuk melepaskan saya, sudah cukup saya diam semua yang dilakukan mereka ataupun sikap dingin tuan." Sultan Murat sedikit pun tak bereaksi, dia malah mengangkat alisnya. Kraish yang diam juga akhirnya angkat suara. "Dengan segenap keleluasan hati yang telah lama saya abdikan kepada kerajaan ini, tak

