Merana Tapi Sejahtera Pilih Mana?

1782 Kata

“Ini ruang kerja lu.” Biren menunjukkan ruangan besar berukuran 20×10 meter. Ada dua meja di sana. Dan Biren menunjuk salah satunya yang tidak berjauhan dari tempatnya duduk. “Yang ini punya gue, yang di sana punya lu.” Aih, akang... Ternyata sampai kerja aja gak bisa jauh dari Didi. Didi pun senyum-senyum sendiri setelah bermonolog dengan batinnya. “Besar banget mejanya kang... Didi bisa tiduran ini mah di atas meja.” Semringah Didi begitu melihat meja kerjanya serupa eksekutif-eksekutif di kantoran. “Didi boleh naro apa aja di sini?!” tanyanya lagi. “Boleh, asal jangan lu taro kulkas sama lemari aja di atas situ.” Biren kini tidak canggung melucu pada Didi. “Iya atuh berat ... Seberat hidup aku tanpa kamu di sisi. Hehe bicanda.” Biren mengeluarkan selembar kertas dari laci bes

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN