Senyum Lisa menjadi sebuah garis datar yang di paksakan ketika menjabat tangan Didi. Dia tahu sekarang sedang berhadapan dengan siapa. Dia terus berusa melebarkan senyuman. “Ini Monalisa. Lisa, ini Didia.” Kata Biren memperkenalkan Didi pada Monalisa. “Maaf, Kami masuk duluan.” Kikuk Biren berada di antar mantan pacar dan pacar masa kini alias istri. Acara pembacaan nominasi di mulai. para tamu dipersilakan duduk pada tempatnya masing-masing. Didi Menyaksikan banyak bintang terkenal yang sebenarnya ingin dia pintai foto bersama. Tapi... Dia menyadari sedang berada di planet lain, sehingga tidak bisa jadi dirinya karena harus menjaga sikap. Diurungkanlah niat itu, mengingat Sudah cukup dia mengecewakan suaminya sampai di diami berhari-hari. Didi mengerjap menatap Biren yang masih sa

