Sejak pagi Jun Hee terus saja mengikutiku setelah keputusanku untuk kembali ke rumah Raya. Bagaikan anak ayam mengekori induknya ke mana pun ia pergi seperti itulah kami sekarang. “Apa kau tidak mau berubah pikiran?” Jun Hee menghalangiku saat membuka kulkas. Pertanyaan yang sama seperti sebelumnya. Tentu ia memprotes keputusanku pagi ini, tapi itu keputusan yang tepat untuk situasi sekarang. “Jun Hee kau bilang kedua orang tuamu akan datang hari ini, jadi aku tidak mungkin tinggal di sini bersamamu.” Aku kaget saat Jun Hee tiba-tiba mengangkat tubuhku ke atas meja. Kukalungkan tanganku pada lehernya. Jun Hee memenjarakan aku dengan tubuhnya. “Mereka bisa tinggal di hotel.” Aku menggeleng membuat bibirnya manyun. Aku seperti bersama anak kecil yang minta dibelai. Manja dan kekanakan.

