Masa Lalu

1801 Kata

Suhu ruangan terasa lebih dingin dari biasanya. Bukan karena baru dibersihkan tapi suasana di dalam ruangan yang membuatnya dingin. Tatapan tajam Raina tidak pernah lepas dariku. Setelah mendapat kabar dari Raya bahwa Raina berkunjung ke kantor membuat acara makan siangku dengan Jun Hee terganggu. Tapi bagaimana pun Raina adalah tamu penting. “Aku tidak punya soda hanya minuman kaleng biasa dan air putih. Kau mau yang mana?” tanyaku pada Raina. “Tidak perlu repot, aku tidak akan sudi menerima minuman darimu.” Ucapannya tidak bersahabat selalu menusuk. Aku maklum dengan sifatnya yang tiba-tiba keras. “Jadi ada perlu apa kau datang ke kantorku?” “Jangan pura-pura bodoh, kalian masih sering bertemu, kan? Bisakah kau tidak mendekati Kevin lagi? Dia sudah menikah denganku dan sampai kapan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN