Kue ulang tahun

1110 Kata

Tari membuka mata perlahan. Lantai yang dingin dan tubuh yang terasa luar biasa, Tari pun bangun perlahan, mengusap wajah, menemukan bibirnya yang sobek di sisi kiri. Pipinya juga panas, Tari berdiri dan mencari kaca, segera melihat tampilan diri di sana, terkejut dengan apa yang dia lihat di dirinya sendiri. Tari tetap di tempat yang tadi, dengan lampu yang gelap menunjukkan ini sudah malam, dia pun berjalan dengan susah payah ke pintu, dikunci dari luar. Tari mencari tasnya, semua barang tetap aman di sana, dia pun mengambil ponselnya, ingin menelepon Pandu untuk meminta pertolongan. Baru saja ingin meneleponnya, Tari urungkan karena dia tahu kalau Pandu sangat benci saat tahu Rizky memukulinya, Tari pun menyimpan ponselnya lagi. Mencari nama lainnya yang kiranya bisa membantu, dengan h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN