Rizky saat ini duduk di kafe, baru saja kafenya dibuat konferensi pers, dan itu membuatnya bangga akan dirinya sendiri. Saat dia ingin kembali ke ruangannya, ternyata ada tamu yang begitu spesial meski tanpa diundang, Rizky pun terkekeh, “Tariku sayang.” Membuka tangannya, siap andai Tari akan memeluknya sebagai tanda kembalinya Tari ke sisinya. “Aku ke sini, aku sudah putus dengan Pandu, jadi hapus video itu sekarang.” Pintanya ke Rizky, meski sangat tahu kalau Rizky b******n tengik dan tak mudah digertak, Tari tetap mengutarakan permintaannya. “Tentu saja.” Rizky mengeluarkan ponselnya, menghapus semua video yang berhubungan dengan semalam. “Apa ada jaminan kamu tidak akan lari lagi?” tanya Rizky. Tari mengangguk, “Aku masih menyimpan foto itu, kau bisa melakukannya untuk hal yang kam

