"Eh? Enggak bisa gitu Zal. Ini bukan masalah asli enggaknya. Ini kenangan ibu dari almarhum ayahmu juga sebagiannya!" Bu Erna langsung menjauh dari putranya. Rizal sontak bangkit mengejar ibunya. "Buuu ... sekali ini aja Bu! Aku janji, akan menemukan Lily secepatnya dan memintanya memberikan yang asli. Aku cuma pinjam sebentar Bu. Biar Nessa cepat balik ke sini! Masa ibu enggak kasian liat aku. Punya istri dua masa kabur semua?" rayu Rizal disertai rengekan dan wajah memelas. Ia terus mengikuti langkah ibunya menuju kamar. "Buuu!" rengek Rizal lagi sambil memegang tangan ibunya. Bu Erna tetap diam melangkah ke peraduan. "Mending kamu urus mobilmu sana Zal! Kalau cuma istri yang hilang, bisa cari lagi. Kalau mobil peninggalan ayahmu yang hilang, belum tentu kamu bisa beli lagi," gumam

