SITA Hakim baru saja mengetok palu vonis hukuman Rega. Sebenarnya aku nggak puas dengan hasil keputusan itu. Rega harusnya bisa dapat yang lebih berat dari itu. Aku sebal karena lelaki itu cuma dijatuhi hukuman enam tahun penjara. Deryl mengusap pundakku. "Itu akan membuatnya jera. Aku yakin. Belum lagi ditambah pasal penganiayaan berencana yang dia lakukan ke aku. Dia akan lebih lama lagi dihukum." "Kenapa nggak seumur hidup saja? Enam tahun itu belum bisa membayar semua akibat yang dia perbuat." Aku masih berusaha tetap tenang. "Iya, aku tahu. Tapi kita tetap harus menghargai keputusan hakim. Kasus yang kamu alami dalam undang-undang, lama hukuman maksimal 12 tahun penjara " Aku menatap benci Rega dan pengacaranya itu. Mereka sedang saling berjabat tangan sebelum Rega dibawa k

