Penawaran

1161 Kata

RANDITA "Sampai kapan kayak gini, Deryl?" Aku tanpa sengaja mencuri dengar suara Anggi ketika aku hendak masuk ke dalam rumah. Farel dijaga Mbak Asih di rumah sakit. Jadi, aku menyelinap pulang ke rumah sebentar. Pintu rumah terbuka ketika aku sampai, dan aku langsung masuk saja. Tapi, begitu sampai di ruang tamu, suara Anggi berhasil menghentikan langkahku. "Apa kalau kita sudah menikah nanti, Randita akan terus berada di antara kita?" "Iya. Bukannya aku sudah mengatakan ini sebelumnya sama kamu?" "Tapi ini nggak adil buatku, Ryl. Kamu selalu menomorduakan aku, padahal aku ini pacar kamu." "Anggi, mengertilah." "Tapi ini sudah berlebihan, Deryl. Bahkan sekarang kamu sudah seperti ayah dari anak itu. Aku jadi merasa... di sini aku yang jadi pengganggu kalian." "Sayang, nggak sepe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN