Chapter 52

1544 Kata

Tak ada yang bisa berbuat apa-apa saat Anna terus mengusir siapa pun yang memasuki ruangannya. Bahkan saat jadwalnya untuk diperiksa pun ia menolak dan lebih memilih meratapi nasibnya. Pada awalnya, petugas medis menuruti permintaan tersebut dan melakukan tugasnya saat Anna sedang tertidur. Namun, di hari kedua mereka tidak ingin memperkeruh keadaan yang sayangnya tetap ditolak oleh Anna. Zavier meninggalkan urusan kantor yang masih bisa dipegang oleh sang ayah. Membujuk Anna untuk mau mendapatkan perawatan kini menjadi prioritasnya. Bagaimanapun, ia merasa bertanggung jawab setelah membuat Anna terseret pada masalah pribadinya. Pintu bangsal terbuka. Sentakan kembali menyambut kedatangan Zavier di kamar yang kini hanya diisi oleh Anna sendiri tersebut. Robin telah mendapatkan kamar l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN