Chapter 38

1293 Kata

Suasana mes masih begitu mendung. Tak ada semangat membara seperti sebelumnya. Tawa riang juga semakin jarang terdengar. Pikiran semua orang masih terpecah belah. Namun, rasa takut akan masa depan yang tak pasti secara perlahan mulai menghinggapi semua orang. Terlebih setelah kedua rekan mereka menghilang tanpa jejak selama berhari-hari. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk merealisasikan ide Anna untuk mengirim berita pada lembaga-lembaga tinggi. Namun, nihil. Bahkan mereka yang terus bergantian membuntuti Kyran dan Ajax pun belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan Robin dan Anna. Kebingungan Zavier bertambah, saat ponselnya setiap hari selalu berdering dan berasal dari negaranya berasal. Bukan dari sang ayah, tetapi keluarga Robin yang terus menanyakan keberadaan anaknya ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN