Ruang ICU rumah sakit Tual Maluku Tenggara, Nyonya Gulizar dengan di dampingi Frida menemui dokter yang menanngani Reiga. Hasil pemeriksaan terakhir kondisi ayah Emira mulai membaik. Organ vital bekerja dengan semestinya, masa kritisnya juga sudah lewat, hanya menunggu kemablinya kesadaran Reiga. Setelah menadapat penjelasan dari dokter, Nyonya Gulizar diizinkan melihat putranya. Waktu yang diberikan memang tidak lama. Tapi, cukup untuk bisa melihat secara langsung kondisi putra kesayangannya, sudah cukup bagi wanita berhidung mancung terasebut. "Assalamualaikum, Rei. Ini mami, gimana kondisi kamu? Lekas bangun ya, Nak. Kami menunggumu pulang. Emira dari kemarin menanyakan papanya terus, apa kamu nggak kangen dengan malaikat kecil menggemaskan itu?" Reiga memang belum sadar, matanya pun j

