"Rei ... Bangun, Rei ... Sial, kebo banget sih ni orang!" Teriakan Yudha bebarengan dengan gedoran pintu kamar Reiga mengusik suasana tenang pagi hari di base camp. "Belum bangun juga?" Priya berlari melintasi depan kamar Reiga sambil membawa ransel juga kotak senjatanya. "Belum, nggak biasanya dia tidur udah seperti orang mati begini, sudah banget dibangunin," umpat Yudha, lalu menendang pintu kamar Reiga sekuat tenaga begitu terdengar rentetan suara tembakan yang semakin mendekat. "Rei ... Bangun setan!" teriak Priya begitu kembali ke dalam dan melihat pintu kamar Reiga yang belum terbuka juga. Reiga yang baru tersadar dari alam mimpi, sedikit linglung mendengar suara ribut-ribut dari luar kamar. Ayah Emira itu memang kembali tidur setelah menjalankan sholat subuh. Semalam tidak bisa

