BAB 102

1507 Kata

Rachel yang sudah ditinggalkan Danieru di dalam kamar tamu hanya bisa menyumpahi calon suaminya dalam hati, ia sangat kesal karena Danieru tidak membawanya ke kamar utama, ditambah lagi pria itu menguncinya dari luar. Beberapa kali ia mencoba untuk membuka pintu, tetapi sialnya tak bisa. Ruangan itu juga kedap suara, dan suaranya atau pun suara orang di luar sana tidak akan terdengar. “Sial!” Rachel mengentakkan kakinya, ia kemudian duduk pada kasur, dan menatap pada jendela. Ingin keluar dari sana juga percuma, jendela itu sudah dipasangkan dengan besi yang kuat, dan tak akan bisa dibuka begitu saja. “Kenapa ia harus mengunciku?” Rachel kemudian membaringkan tubuhnya, ia juga memerhatikan langit-lanngit ruangan, lalu menghela napasnya panjang. Sikap Danieru kembali menjadi aneh, hal i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN