Istana Zakaffa, Xatho mengerahkan seluruh personil pasukan khusus pengawal Raja. briefing panjang sudah ia lakukan beberapa menit lalu setelah pesan Angkasa sampai kepadanya mengenai tentara Guldora yang bergerak ke Selatan. Protokol pengamanan khusus mulai dijalankan, tapi Faritzal menolaknya. Pada situasi genting ini, pengawal harus melindungi raja, itu pasti, tapi tidak di tempat terbuka yang semua orang tahu. Raja harus tinggal di ruangan khusus dengan penjagaan maksimal, bahasa kasarnya, mereka harus menyembunyikan keberadaan raja. Faritzal sudah berada di atas kudanya, lengkap dengan baju zirah kebesarannya juga seperangkat senjata seperti pedang dan busur panah di pelana kudanya. Meski Xatho sudah melarangnya dengan segudang penjelasan betapa bahayanya pergi kesana, Faritzal tida

