42

2152 Kata

Kecewa dan sakit hati Anjani rasakan. Kecewa pada dirinya sendiri yang terus mengulur waktu. Ia terlambat. Ditambah sakit hati karena melihat Arsya bersama perempuan lain. Bertubi-tubi rasa sesak yang ada di dadanya. Bagaikan jatuh, tertimpa tangga pula. Siapa perempuan itu? Pertanyaan itu terus berputar di benaknya. Di atas motor pikirannya tak tenang. Apalagi fokus. Ia hanya berharap agar Allah memberikan kewarasan dan sedikit kefokusan untuk membawa motornya sampai di rumah dengan selamat. Air mata pun menjadi teman setianya menyetir motor. Anjani memilih mengendarai motor di tepi jalan. Tidak ingin mendapat hadiah klakson gratis dari para pengendara kendaraan bermotor lainnya. Sudah menepi saja masih mendapatkan klakson pertanda tak sabarannya pengendara di belakangnya. Namun, ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN