Keesokan harinya. Celine pun menepati janjinya untuk datang ke rumah Rafael. Saat itu, Rafael masih ada di kantornya. Jadi, Ansel hanya didampingi oleh para pengawal. "Halo, Sayang." Celine menghampiri Ansel yang baru saja menuruni anak tangga. Ia baru saja mandi dan berganti baju setelah pulang sekolah. "Bibi Celine? Ada apa?" tanya Ansel heran melihat Celine datang disaat jam makan siang. Biasanya, Celine akan datang saat waktu hampir sore. "Tidak apa-apa, Bibi hanya ingin bertemu denganmu. Apa kau sudah makan siang?" "Belum, Bi, ini aku akan makan siang." "Ya sudah, Bibi temani," ujar Celine sambil melangkah bersama Ansel menuju meja makan. Di sana, Celine langsung mengambilkan apa yang Ansel ingin makan. Ansel anak yang patuh pada nasihat Rafael, ia meminta lauk pauk yang sehat

