Faqih malah cengengesan mendengar perkataan Umminya. “Ini udah siang, Faqih. Kamu nunggu apa?” Tanya Umminya. Akhirnya Faqih menemukan seseorang yang sedari tadi ia cari. Ia melihat Aisyah di depan. “Sebentar, ya, Ummiku yang cantik sedunia. Tunggu Faqih sebentaaar, aja.” Sambil menarik tangan Fella, Faqih pergi dan meninggalkan Umminya sendiri untuk menemui Aisyah. Merasa tangannya ditarik dengan paksa dan tanpa perintah, Fella berusaha melepaskannya dan mulai marah. “Iiih, Kak Faqih, lepasin!” “Ayo ikut!” Paksa Faqih saat Fella berusaha melepaskan lengannya dari cengkraman tangan Faqih. “Mau kemana, sih, Kak? Lepasin! Fella bisa jalan sendiri.” Faqihpun meminta maaf dan melepaskannya. “Hehe, maaf,

