“Tugas apa?” tanyaku pelan, takut ada orang lain tahu aku ngomong sendiri. Sosok bertubuh besar, bertaring seperti vampir, dengan gada di pundaknya semakin menundukkan kepala. “Kanjeng Ratu belum memberikan mandat tugas Randen. Beliau hanya ingin menyampaikan agar Anda bersiap.” Ku hela napasku kasar. Banyak teka-teki menghampiriku, lama-lama kepalaku seakan meledak. “Oke.” Sosok itu langsung pergi setelah menyampaikan pesan dari Kanjeng Ratu. Aku sendiri belum pernah ketemu dengan Kanjeng Ratu, tapi dia selalu mengirim berbagai kabar yang sebenarnya tidak aku ketahui. Ketika beranjak dewasa, satu persatu kelebihan leluhurku muncul padaku, jadi terpaksa aku melakukan apapun yang menjadi kewajibanku karena dibekali kekuatan lebih dari manusia biasa. Makan malam pun tiba, Aiden sudah

