Jefran : Perihal Restu

3825 Kata

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * Gea bukan tipe pemikir—oke, mungkin dulu gadis itu juga seperti gadis kebanyakan yang suka memikirkan hal-hal di sekitar, sekalipun hal kecil yang seharusnya gak perlu dipikirin. Alias overthinking. Tapi hal itu gak berlaku setelah Gea menginjak usia dua puluh tiga. Setelah memasuki dunia kerja dan menjadi perempuan karir, Gea tidak pernah banyak overthinking lagi seperti sosoknya saat masih duduk di bangku kuliah dulu. Jefran tentu senang dan ikut bangga, karena melihat kekasihnya jadi sosok yang pemikir sedikit banyak membuatnya juga ikut sedih karena Gea terlalu banyak memikirkan omongan orang lain. Sayangnya, sifat careless Gea h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN