* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * “Nanti lo ambil posisi jangan jauh-jauh dari belakang pengantin,” saran Gea kepada Metta. “Ya, kan, Nin?” Nindya yang ditanya jadi ngakak doang. Gimana bisa, deh, dia yang mau nikahan tapi sekarang semua calon bridemaidnya malah sibuk nata posisi biar Metta dapet bunga yang bakal di lempar di acara pernikahannya. Begini ceritanya. Udah jadi rahasia umum kalau Metta udah ngebet nikah dari lama—kayaknya udah setahun yang lalu. Seperti Nindya dan Brian yang ngerasa bahwa mereka berdua udah bisa melangkah ke jenjang yang lebih tinggi karena udah siap lahir dan batin, begitu pula dengan Metta. Dia ngerasa bahwa dia dan Dafi sama-sama

