89.89: Eighty Nine

1137 Kata

Pemuda berahang kokoh itu masih berdiri dengan mengacukan teriakan Wiguna yang ketakutan setengah mati karena perbuatannya. Ia tidak benar-benar menjatuhkan lelaki itu ke bawah jurang sana. Badannya masih terikat tali yang memang terhubung pada pohon yang jauh berada di belakangnya. Sengaja membuat Wiguna ketakutan agar merasakan bagaimana menderitanya terjebak dalam satu kondisi yang tidak biasa. Ia tidak akan mengotori tangannya dengan membunuh manusia seperti Wiguna dan lagipula ia bukanlah tuhan yang bebas mengambil nyawa seseorang. Ia hanya ingin menyerahkan semuanya pada hukum yang ada biar Wiguna bisa mendapat balasan atas semua kejahatannya. "Tenang saja, saya gak akan membunuh anda dengan tangan saya sendiri." Katanya dengan mengerjapkan matanya samar. "Saya tau, anda takut akan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN