Airin menghela napas panjang membuat kedua pipinya mengembang bulat. Gadis yang memakai seragam sekolahnya itu terlihat uring-uringan di mejanya dengan tangannya yang sedari memegang buku catatannya berusaha mempelajari semua materi di sana. Semalam ia langsung tepar di atas kasurnya, setelah balik dari liburannya bersama teman-temannya. Karena kelelahan dan masih merasa kesal dengan kelakuan Syahid ia jadi enggan membuka buku dan berakhir tertidur pulas sampai pagi hari. "b**o banget ya aku, bisa-bisanya ketiduran dan gak belajar sama sekali. Apa aku terlalu santai ya, menganggap remeh ujian akhir sampai gak mempersiapkan diri." Gerutunya masih merutuki diri sendiri, ia kembali menempelkan pipinya di atas meja sembari kedua kakinya di bawah sana menendang-nendang lantai kesal. "Airin,

