74.74: Seventy Four

1194 Kata

Pemuda berahang kokoh itu sudah berdiri di depan gerbang Villa dengan pakaian joggingnya. Sekilas ia merunduk mengikat tali sepatunya yang terlepas. Ia berdiri dengan meregangkan otot-ototnya, melakukan pemanasan. Ia menolehkan kepala saat melihat gerbang di sampingnya, Airin berdiri di sana dengan memakai celana training dan sepatu larinya juga. "Jogging juga?" Airin menganggukan kepalanya sembari menguap kecil membuat Syahid tersenyum kecil. "Kalau ngantuk sana masuk tidur, gak usah sok-sokan lari pagi." Cibirnya sembari masih melakukan pemanasan, Airin memutar matanya jengah dengan menatap tidak bersahabat ke arah Syahid.  "Cih. Sebelum keluar jogging tuh cuci muka dulu, itu muka apa baju belum disetrika ... lusuh amat." Cibir Airin sudah berlari lebih dulu membuat Syahid memejamkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN