“Mereka tau aku bagian dari tim kita untuk mematai anggota Bu Firma. Saat ini salah satu bodyguard wanita itu tengah mengikutiku. Aku nggak bisa lagi berpura-pura.” Shani kembali membaca pesan yang dikirim Tiara. Semakin mereka bermain kucing-kucingan semakin membuat Bu Firma tahu yang sebenarnya. “Pergi dari tempat itu, Ra. Jangan biarkan mereka menemuimu,” balas Shani. Dada Shani tiba-tiba sesak, takut jika mereka menangkap Tiara juga. Muti saja belum ketemu, jangan sampai Tiara ikut menjadi korbannya. “Ada apa?” tanya Venus yang melihat dari kaca depan. “Bukan apa-apa. Sebentar lagi kita sampai ‘kan?” Venus mengangguk pelan. Jalan yang mereka lalui semakin menurun. Di kanan kirinya, pohon-pohon besar tumbuh dan terhampar luas. Dari kejauhan, mereka bisa melihat sebuah rumah tua

