Sepulang dari mengantar Shani, Venus tidak langsung menuju indekosnya. Dia mampir dulu ke tempat yang sering dikunjungi oleh Steva. Pria itu ingin mengingat kembali kenangan dengan adik tercintanya yang telah pergi meninggalkan dirinya. Venus menatap setiap sudut ruangan museum yang telah menarik perhatian sang adik. Di sini lah Stevanyamenghabiskan waktunya di saat gundah tengah melanda. Venus selalu menjemput Steva jikaadiknya itu meminta untuk dijemput, tak peduli jika malam sudah tiba. Venus berhenti pada salah satu patung yang sangat di sukai Stevanya. Patung itu adalah patung seorang pelukis terkenal dan legenda. Stevanya sangat menyukainya dikarenakan setiap lukisan yang dibuat oleh pelukis itu menjadi jawaban akan setiap masalahnya. “Kakak tahu arti dari lukisan ini? ini adalah

