NTM-58

2179 Kata

Dengan langkah kaki yang tertatih Debora baru saja turun dari taksi. Dia pun menatap rumah besar di depannya dengan air mata yang terus saja mengalir. Rumah ini mengingatkan dirinya akan kabur dari rumah, dimana dia sangat percaya dengan pemilik rumah ini, jika suatu saat nanti akan menjadi harapan yang sangat diinginkan Debora. Sayangnya, semuanya telah berubah. Tangannya terulur menari ke samping gerbnag hitam yang menjulang tinggi. Hingga Pak Hari satpam rumah ini pun terkejut dengan kedatangan Debora. “Debora kamu datang..,” ucap Pak Hari kaget. Wanita itu hanya mampu tersenyum kecil. Dia pun mengangguk dan mencari Kenzo. Namun Tuan Rumahnya itu beberapa hari tidak ada di rumah, dan hanya ada Helena dan juga Nona Marisa, calon istri Kenzo. “Pak Hari, bisa panggilin Tante Helena n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN