25

1055 Kata

25 Pernikahan megah lagi-lagi dilaksanakan Pandu, meski semua bertanya-tanya mengapa secepat itu setelah istrinya meninggal, Pandu tak peduli, lebih-lebih orang-orang kantornya yang tahu Dayana. Pandu akan menjelaskan jika waktunya tiba, siapa Dayana. Renata terlihat bahagia, karena kali ini ia dikelilingi oleh orang-orang yang memang benar-benar menginginkan pernikahan ini terlaksana. Wajah bahagia Pandu tak bisa disembunyikan sementara wajah Dayana yang cantik tak bisa menyembunyikan kegugupannya. Ia merasakan genggaman tangan Pandu. "Santai saja Sayang, nikmati malam ini sebagai malam awal kebahagiaan kita, menuju hari-hari bahagia sampai kita tua nanti." Dayana hanya mengangguk, sementara di sudut lain terlihat Sesil dan Abi yang berdiri berdua menyambut tamu, tak lama Jefri datang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN