“Divi, tunggu!” kata Jayden setelah Divi ke luar dari toilet wanita yang sudah ditunggunya sejak beberapa menit yang lalu. Divi menoleh ke arah sumber suara. Di mana Jayden kini sedang berdiri tegap, menghadapnya, menatap ke arahnya dengan pandangan terluka. “Ada apa?” tanya Divi berpura—pura tak mengerti. Divi yakin kehadiran Jayden menghampirinya karena ingin mempertanyakan soal hubungannya dan Rangga. Jayden menghampirinya lalu memegang salah satu pergelangan tangannya. Ia mencari tempat yang cukup sepi lalu berbicara pada Divi. “Kamu berpacaran dengan Rangga?” tanyanya seolah tak terima dengan apa yang sudah didengarnya. Berdehem pelan, Divi kemudian menganggukkan kepalanya. “Kamu bilang kamu dan Rangga hanya teman seapartemen. Kalian bukan pasangan kekasih. Namun kenapa Rangga

