Obrolan Pagi

1934 Kata

Wanita itu berjalan mondar—mandir, wajahnya nampak kebingungan. Jemari jempolnya ia gigit—gigit karena merasa gelisah dengan apa yang sudah dilakukannya semalam. Namun sekuat apapun ia mencoba mengingat apa yang terjadi, Divi sama sekali tak berhasil mendapati apapun. Apa jangan—jangan Rangga yang memperkosanya? Makanya ia tidak ingat apapun? Divi segera menggelengkan kepalanya dengan kuat. Amat tidak mungkin jika Rangga melakukan hal seperti itu. Rangga laki—laki baik. Dia bahkan tak pernah memaksanya melakukan sesuatu yang tak diinginkannya. Rangga sosok sabar yang tidak akan melakukan hal—hal di luar batas. Tapi semalam Rangga minum dengannya? Apa jangan—jangan Rangga mabuk dan melakukan sesuatu yang berada di alam bawah sadarnya? Dia tidak ingat apa yang dilakukannya dan memperkosa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN