Divi mengajak Jayden pergi ke rooftop gedung. Di sana jarang sekali ada orang, tempat yang menurut Divi sangat pas untuk membicarakan masalah pribadinya dengan laki—laki dari masa lalunya. “Jadi kamu mau tahu alamatku di Sydney?” tanya Divi sambil melipat tangannya di depan d**a. “Aku harus tahu,” kata Jayden sambil menganggukkan kepala. “Please, Div. Kasih aku kesempatan untuk mengenal anak kandungku sendiri. Terlepas dari apa yang sudah kuperbuat di masa laluku.” Divi terdiam. Ia dan Jayden berada di rooftop dengan cuaca terik. Hal yang seharusnya ia hindari tapi justru dilakukannya. “Sebenarnya,” Divi tak yakin untuk mengatakannya dengan jujur. “keluargaku akan pindah kembali ke Bogor tahun depan,” katanya. “Apa kamu nggak bisa menunggu sampai saat itu untu bertemu dengan Emil?” Ja

