“Kayaknya tadi habis video call ya?” tanya Jayden sambil duduk di kursi yang kosong. “Hm,” balas Divi sambil menganggukkan kepala. “Kamu kok cepet banget udah ke sini lagi?” tanya Divi mengalihkan pembicaraan. “Shootingnya udah selesai kok.” “Loh bukannya—“ “Kita nanti pindah waktu. Nanti malam baru shooting lagi,” kata Jayden memotong perkataan Divi. Divi tak mendengar itu sebelumnya. Apakah konsep iklan yang sedang dishooting itu berubah secara tiba-tiba? “Jadi kita bisa lanjutin wawancaranya?” “Hm, tentu aja,” kata Jayden sambil terus menatap Divi dengan dalam. Laki-laki itu mendadak teringat dengan penolakan yang dilakukan oleh Divi malam itu, di depan apartemen yang ditinggali Divi. “Oke kalau begitu,” kata Divi dengan senyum simpulnya. Ia mulai mempersiapkan recorder untuk m

