Sebuah kotak yang ukurannya tidak terlalu besar menarik atensinya. Senja terdiam sejenak, lalu memutuskan untuk menjangkaunya susah-payah. Tapi, sebelum menariknya, ia menoleh ke pintu. Perempuan tersebut memastikan jika Baskara tidak masuk ke kamar itu. Senja bangkit. Dengan langkahnya yang tertatih, ia mengunci pintu untuk berjaga-jaga. Perempuan tersebut lantas kembali merendahkan tubuhnya. Kotak itu ditarik dari tempat persembunyiannya. Sial. Kotak tersebut terjaga oleh gembok yang sudah tampak karatan. “Kotak apa, ya? Sampe berdebu kayak gini.” Senja bergumam. Sungguh, ia penasaran dengan isi kotak misterius tersebut. Ia menoleh, menatap satu per satu laci yang ada di nakas. Barangkali kuncinya ada di salah satu tempat yang ada di kamar ini. Senja akhirnya bangkit dan melac

