"Manusia itu adalah makhluk yang sangat konyol." Ocean mulai bicara saat aku akhirnya tenang. Laut sudah menyamarkan air mataku dan aku sudah lelah menangis. Aku menatap kosong kegelapan di depanku. Tidak peduli dengan Ocean yang menarikku dalam rangkulannya dan kuku jariku yang tercongkel saat berusaha melepaskan gelang dari Ocean. "Manusia tidak bisa hidup sendiri sejak lahir, tapi begitu besar, merasa dirinya penguasa yang tidak butuh bantuan." Api kecil berwarna putih keluar dari telapak tangan Ocean. Sesuatu yang jarang kulihat. Sejauh yang kutahu, sihir milik Ocean berwarna hitam. Tetapi cahaya api itu cukup membuatku bisa melihat isi kerang ini dengan jelas. Kami berada di atas lidahnya yang menjijikan. Dan oh, jariku juga terlihat mengerikan dengan daging yang mencuat. "Mencoba

