"Rasanya badanku mau patah…" Maria mengeluh setelah menyelesaikan syuting distudio agensi. Maria tetap berjalan menuju basement gedung agensi. Managernya sudah menunggu di mobil, terlalu lelah untuk ikut Maria masuk ke gedung agensi lagi. Maria berjalan malas, mendorong pintu kaca, dan melirikkan kepalanya kederetan mobil yang terparkir di basement. Saat sedang mencari mobil managernya, Maria menemukan mobil Vivian terparkir tidak jauh dari pintu kaca basement. "Ada apa Kak Vivian masih di gedung agensi jam dua pagi?" gumam Maria. Maria merogoh ponselnya, mencari nama Vivian di kontaknya. Setelah menemukan nama Vivian, Maria mencoba menelepon Vivian. Hitung-hitung bisa mendapat tumpangan gratis, jadi dia bisa meminta managernya langsung pulang ke rumahnya. Panggilan Maria masuk, dan Ma

