Aku sudah kembali ada di dalam kendaraan roda empat milik laki-laki ini. Lelaki yang berusaha menahan dirikum, agar tetap mengikuti ke mana pun dia pergi. Diriku ini seolah sedang diculik oleh orang yang masih terus fokus pada jalanan yang tidak terlalu ramai ini. Hanya saja, dia menculikku namun tidak mengurungku di sebuah tempat. Dia masih membiarkan diriku berkeliaran di tempat umum. Kendaraan yang kami pakai pun, bukan kendaraan yang tertutup. Orang yang berada di luar pun masih bisa melihat orang yang ada di dalam mobil ini. Jika aku mau, maka dengan mudahnya aku berteriak dan meminta tolong pada orang-orang yang aku lihat tadi. Dan satu lagi yang membuat aku sedikit curiga pula kepada laki-laki satu ini. Dia ini sangat paham dengan perempuan seperti aku. Bahkan, baju ganti yang di

