18. Hopeless

2009 Kata

Pagi hari Fanya dan Dania berlari tunggang langgang menaiki tangga menuju kamar kost Jihan. Begitu sampai Dania dengan tak sabaran mengetuk-ngetuk pintu kamar itu seraya memanggil-manggil nama Jihan, bergantian dengan Fanya yang juga tak kalah paniknya memanggil sahabatnya itu. Namun yang di panggil tak kunjung menyahut, seolah kamar kost itu kosong tanpa penghuni. “Jihan. Han. Jangan becanda. Buka pintu!” seru Fanya dan Dania secara bergantian. “Ada apa? Jihan gak ada?” tanya Dafi yang juga baru saja datang dengan tergesa. Dafi yang memiliki kunci cadangan kamar Jihan pun tanpa basa-basi membuka pintu kamar itu. Ketiganya kemudian menerobos masuk, memeriksa kamar itu hingga ke kamar mandi. Akan tetapi yang di cari tak ada. Jihan tak ada dimanapun di kamar itu. Menghilang hingga tak bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN