Badai salju yang cukup dahsyat sedang menerpa wilayah pegunungan ini. Seharusnya, di saat-saat seperti ini, orang-orang tetap berada di dalam kehangatan rumah. Di luar begitu berbahaya. Jangankan manusia, pepohonan sekalipun bisa tertimbun oleh partikel putih nun dingin tersebut. Harusnya, ia juga sedang berada di rumah, duduk di hadapan tungku perapian. Meringkuk nyaman dengan kehangatan cahaya oranye yang memercikkan bara api. Sembari menenggak secangkir coklat panas, dan memakan cemilan kukis manisnya. Mengenakan pakaian tebal yang hangat, menghindari terpaan badai ganas di luar sana. Namun, mungkin baginya itu hanyalah sebuah angan-angan belaka. Menghadapi amukan badai memanglah sebuah tantangan yang akibatnya bisa berujung maut, kematian, yang umumnya selalu dihindari kehadirannya

