Decitan rem mobil terdengar cukup nyaring di halaman rumah berukuran sederhana menghadap ke timur berwarna putih beratapkan merah. Sang pemilik rumah, Aron yang secara kebetulan sedang menggenggam handle ingin menutup pintu itu tersentak sebab tiba-tiba ada mobil datang bertamu ke rumahnya. Ia lebih terkejut lagi saat melihat siapa yang keluar dari balik pintu, ternyata adalah David dan seoran gadis yang ia kenal. Entah apa yang mereka lakukan hingga bisa datang bersama. Dengan kening berkerut Aron mengayunkan kaki menghampiri mereka berdua. Tak kalah terkejutnya Clai saat melihat lelaki itu ada di hadapannya. Mereka terdiam beberapa saat saling bertatapan. “Clai. David?” “Kau mengenalnya?” Tanya David tak kalah terkejutnya. “Clai, dari mana saja kau? Kenapa kau bisa di sini?” Aro

