Aron dan juga David ditemani oleh Clai mendatangi alamat rumah pemilik kartu identitas yang dibawa oleh David. Mengetuk setiap pintu, ada yang mengatakan bukan dari anggota keluarga mereka, karena rumah sudah dijual pada orang lain. Ada pula rumah kosong tak berpenghuni dan terakhir orang yang mereka temui mengatakan, “Iya memang benar dia adalah anggota keluarga kami, anak pertama dari empat bersaudara, tapi kami sudah lama kehilangan dia saat meninggal dunia karena sakit cukup lama. Dan kini saat kami sudah sedikit melupakan kenangan tentang putri kami, kalian tiba-tiba datang, lagi dengan bertanya hal-hal tidak masuk akal seperti itu. Apa kalian pikir, kami akan senang setelah melihat hasil temuan itu?” wanita paruh baya berambut pendek berwarna putih itu segera mendorong pintu sehi

