Jovan menceritakan kronologi awal sampai akhir sampai dirinya tiba-tiba pingsan karena dihantamkan oleh sebuah batu berukuran kepalan pria dewasa. Panjang lebar pria itu berbicara sehingga membuat Rover berdiri di sampingnya sambil mendengarkan. Bagus sekali akting pria paruh baya itu. Bahkan ia juga berhasil menarik perhatian Venia yang terlihat cemas saat mendengarkan nama David disebut. "Lalu, apa kau juga benar-benar memberikan obat-obatan yang kuberikan padamu?" tanya Rover. Memiringkan wajah menatap Jovan seolah merasa tidak percaya. "Iya, saya memberikan, Tuan. Saya terkecoh, karena David selalu mengatakan kalau dia tidak mengingat kejadian semalam, tentang kematian France. Tidak hanya denganku, tapi bahkan semua orang yang bertanya dia jawab tidak mengerti apa pun. Kalau kau

