Bab 40

1054 Kata

"Membantu? hey, Siapa lagi kamu ini? Jangan ikut campur urusan kami." Ucap Pak Dani sambil menatap wajah Pandu. "Pak, dia adalah Pandu Dewanata." "Oh, CEO cengeng dan lemah itu? Yang nenek nya sampai nangis-nangis minta tolong ke Jasmin. Jadi, mau apa kamu datang ke sini, bocah?" Pak Dani langsung bangun dari tempat duduk nya dan menghampiri Pandu. Ia menatap Pandu dari atas hingga ke bawah. Pandu yang di tatap dengan pandangan yang aneh seperti itu, langsung mendo-rong tubuh Pak Dani dengan kuat. Pak Dani yang belum siap, hampir saja terjatuh jika saja orang kepercayaan nya tidak memegang nya. Pria itu merasa heran dengan kekuatan Pandu. Padahal saat itu, Pandu masih lah seorang pemimpin lemah yang berlindung di bawah ketek nenek nya. "Enyah kau! Aku tidak berselera dengan laki-laki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN