Tujuh Puluh

1142 Kata

Kurang lebih selama dua jam Sita masih mengurung diri di dalam kamar. Tiba-tiba terdengar suara ketukan dari luar. Tok tok tok. "Bu, di luar ada tamu." seru Sucy dari luar. Sita yang memejamkan matanya sedari tadi namun tidak tidur, segera membuka matanya. "Ada tamu, Cy? Siapa?" sahutnya. Sita turun dari tempat tidur berjalan menuju ke pintu, kemudian membukanya. "Ada siapa? Pengunjung yang mau konsultasi atau siapa, Cy?" telisik Sita. Sucy nampak bingung menjawabnya, karena Sucy juga sedikit tahu bahwa telah terjadi gonjang-ganjing antara Sita dan seseorang. "Itu, Bu. Yang dulu pernah datang kesini. Pak, Pak Rafly." ucap Sucy ragu-ragu. "Rafly? Dia ada di bawah?" seru Sita nampak kaget. Sucy mengangguk. "Iya, Bu." Sita menghela nafasnya. Kekesalannya muncul kembali. "Bila

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN