Vera langsung masuk ke dalam rumah begitu mereka sampai. Dia melihat peti mati mertuanya sejenak. Lalu menundukkan kepala. Ia tulus mendoakannya tanpa mempedulikan sosok sang mama mertua disana. "Terima kasih untuk semuanya, Pa," kata Vera berniat mendekati peti itu. Akan tetapi tangannya langsung ditepis oleh mertuanya yang lain. Nyonya Gladys menatapnya dingin, "Jangan sentuh, urus saja anakmu di dalan kamarmu itu, jangan banyak bicara disini ..." Kai terlihat masuk ke dalam rumah. Ia berkata, "Vera, aku ingin ..." "Oke, akan kuurus anakku," potong Vera tidak peduli dengan mereka. Dia segera masuk ke dalam secepat mungkin. "Lihat istrimu, Kai, dimana kamu menemukannya?" tanya Nyonya Gladys pada anaknya itu. Kai memutar matanya pertanda muak. Ia sama sekali tidak menjawabnya, malah

